DIREKTORAT JENDERAL BIMBINGAN MASYARAKAT KATOLIK. Visi: Terwujudnya Masyarakat Katolik yang seratus persen Katolik dan seratus persen pancasilais dalam Negara yang ber-Bhinneka Tunggal Ika. Misi: Mengajak Masyarakat Katolik untuk berperan serta secara aktif dan dinamis dalam mencapai tujuan pembangunan bangsanya.

Bertemu Penyuluh Agama Katolik Non PNS, Anton Nggaa Rua Sampaikan Permintaan Maaf

Atambua (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belu, Anton Nggaa Rua, S.Ag., menyampaikan permintaan maaf kepada para Penyuluh Agama Katolik Non PNS Kemenag Belu, dalam kegiatan pertemuan bersama penyuluh, Jumat (18/06/2021), bertempat di Aula Kantor Kemenag Belu.

Permohonan maaf ini disampaikan terkait persoalan dimana Kementerian Agama masih memiliki utang untuk membayar 5 bulan honor para Penyuluh Agama Katolik non PNS Tahun 2020.

“Saya sadar bahwa kinerja saya belum maksimal pada tahun 2020 lalu, khususnya terkait tunggakan pembayaran 5 bulan honor para penyuluh Agama Katolik Non PNS. Ini merupakan kesalahan berjenjang dan kita sedang dalam upaya untuk menyelesaikan masalah ini. Kami sudah diberitahu untuk merevisi semua anggaran kegiatan di Seksi Urusan Agama Katolik guna membayar tunggakan honor para penyuluh sekalian. Besar harapan saya kita semua tetap kompak dalam membangun komunikasi, sehingga hal ini tidak menjadi isu liar yang berkembang di media sosial”, jelas Anton.

Lebih lanjut, Mantan Kasubag Inmas pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. NTT ini, mengucapkan terimakasih kepada para penyuluh agama Katolik Non PNS Kemenag Belu, yang selama ini telah menjaga kondusifitas terkait masalah yang dihadapi ini.

“Saya sadar benar bahwa ada sekian banyak isu miring dan hoaks yang bertebaran di media sosial terkait terlambatnya pembayaran honorarium para penyuluh sekalian. Namun saya sangat bangga dan patut memberikan apresiasi yang tinggi, teman-teman di Belu tidak pernah sekalipun membicarakan atau mengangkat isu ini ke media sosial. Kita sedang berjuang bersama. Mari kita jaga komunikasi yang baik agar segala proses penyelesaian masalah yang sedang kita perjuangkan dapat segera membuahkan hasil. Hal-hal teksnis terkait ini, dapat langsung dikomunikasikan dengan Kepala Seksi Urusan Agama Katolik”, tambah Anton.

Pada bagian lain, alumni STFK Ledalero ini kembali mengingatkan para penyuluh bahwa pada bulan Juni-Agustus nanti akan diadakan seleksi penyuluh Agama Katolik Non PNS Tahun 2022-2024.

“Pada bulan Juli-Agustus nanti akan dilaksanakan seleksi Penyuluh Agama Katolik Non PNS periode 2022-2024. Kita yang ada diharapkan untuk kembali melamar dan mengikuti seleksi dimaksud. Salah satu bahan yang akan diuji adalah terkait pemahaman tentang moderasi beragama.  Materi moderasi beragama dapat disimak pada video yang dibuat oleh Penyuluh PNS multi agama yang diupload pada chanel youtube Kemenag Belu”, Tutup Anton.

Setelah arahan kepala Kantor, dilanjutkan dengan evaluasi dan pembahasan hal-hal teknis terkait kinerja penyuluh selama kurang lebih 6 bulan.**(Selys/evan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *